iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana

Turun Ke TKP Setiap Ada Korban Meninggal Dunia

  Dibaca : 116 kali
Turun Ke TKP Setiap Ada Korban Meninggal Dunia
Febrian Rachman Penanggungjawab Samsat Batu JR Perwakilan Malang. (fik)

# Penanggungjawab Samsat Batu PT Jasa Raharja Perwakilan Malang

 

Memontum Kota Batu — PT Jasa Raharja (JR ) Perwakilan Malang berkomitmen akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bahkan ketika ada klaim langsung dibayar nol hari akan dibayar pada hari itu juga, khususnya kepada korban yang meninggal Dunia. Hal itu dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap para korban kecelakaan lalu lintas.

Demikian diungkapkan Febrian Rachman, Penanggungjawab Samsat Batu JR Perwakilan Malang, Rabu (28/3/2018). “Selama ini kami selalu berkoordinasi dengan unit laka lantas Polres Batu apabila telah terjadi kecelakaan di wilayah Kota Batu.

Tidak jarang kami juga bersama sama dengan Kanit Laka Polres Batu Ipda Anton turun ke TKP (Tempat Kejadian Perkara)apabila ada korban yang meninggal dunia,” ujarnya.

Ia lanjutnya, khusus untuk korban yang meninggal dunia pada bulan Januari 2018 ada 26 kejadian dengan korban sebanyak 29 orang yang MD ada 3 orang. Sedangkan pada bulan Februari 2018 ada 17 kejadian. Dengan jumlah korban sebanyak 19 orang dan yang MD 1 orang. Untuk bulan Maret hingga hari ini ada 16 kejadian dan yang meninggal dunia ada 2 orang,” jelas Febrian mewakili Kepala JR Perwakilan Malang Zul Effendi, kemarin.

Pebrian juga mengatakan dalam menghadapi keluarga korban kecelakaan yang meninggal dunia harus benar-benar disampaikan dengan jelas dan tidak berbelit belit. Takutnya jangan sampai ada persepsi datangan kami mala membuat mereka terasa terganggu.

“Alhamdulillah selama saya bertugas menjadi Penanggungjawab Samsat Batu JR Perwakilan Malang apa yang kami sampaikan dapat diterima oleh keluarga korban yang pasti kami selalu memakai seragam JR dan Id card,” terang pria ramah ini kepada Memo X.

Dia lanjutkan, ada juga masyarakat yang menanyakan mengapa tidak diberikan secara tunai tapi lewat rekening BRI. “Dengan sedikit bercanda kami sampaikan kepada ahli waris. Kalau membawa uang secara tunai bisa bisa petugas JR jadi korban begal. Para pelaku kejahatan akan tahu setiap petugas JR datang ke rumah duka pasti bawah uang tunai yang berjumlah tidak sedikit yakni Rp 50 juta,” ujarnya sambil tersenyum. (fik/jun)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional