STIE PERBANAS

Menu

Pelantikan Khofifah-Emil dan Pekerjaan Rumah yang Menunggu

  Dibaca : 112 kali
Pelantikan Khofifah-Emil dan Pekerjaan Rumah yang Menunggu
Istidha Nur Amanah (Antropolog, Alumni Unair)

Memontum Surabaya – Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur baru Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak membuat bangga segenap elemen masyarakat provinsi dengan 38 kabupaten/kota tersebut. Keduanya akan bekerjasama dalam membangun Jawa Timur selama 5 tahun kedepan.

Menjadi pemimpin di provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia ini bukanlah perkara mudah. Banyak tantangan yang harus dilalui demi memujudkan Jawa Timur yang lebih baik.

Mengutip statement Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair), Dr. Falih Suaedi Drs., M.Si., bahwa salah satu tugas besar bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang baru adalah masalah kesenjangan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa meskipun Jawa Timur selalu mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, namun perbedaan ekonomi masih nampak jelas.

Permasalahan ini telah disadari oleh Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, terbukti bahwa jauh sebelum terpilih mereka telah melakukan survei mengenai permasalahan masyarakat. Hasilnya menunjukkan ada 3 permasalahan utama yaitu infrastruktur, pengentasan kemiskinan, dan ketenagakerjaan yang semuanya berkaitan erat dengan aspek ekonomi. Ketiganya menjadi pekerjaan rumah (PR) yang menanti.

Berbicara mengenai aspek ekonomi, salah satu permasalahan yang belum terselesaikan adalah menjamurnya tempat prostitusi sebagai sumber penghasilan masyarakat. Larangan terkait pendirian bangunan sebagai tempat prostitusi sebenarnya tertulis jelas pada Pasal 2 Nomor 7 Tahun 1999 Peraturan Daerah.

Peraturan ini pun diperkuat oleh Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 460/16474/031/2010 tanggal 30 November 2018 yang menjelaskan bahwa Gubernur Jawa Timur periode sebelumnya, Soekarwo, memberikan perintah kepada seluruh Walikota/Bupati untuk segera menutup semua tempat prostitusi.

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional