HUT RI Memo X

Menu

Rajin Olahraga, Achmad Dafir Bersepeda hingga ke Pasir Putih

  Dibaca : 48 kali
Rajin Olahraga, Achmad Dafir Bersepeda hingga ke Pasir Putih
Ketua DPRD, H Achmad Dafir, ketika bersepeda gunung (mkl)
space ads post kiri

Memontum Bondowoso — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua DPRD Bondowoso, H Achmad Dafir tidak lupa akan pentingnya kesehatan. Pria yang jugaseorang pengusaha mobil ini mengaku memiliki cara khusus untuk menjagakesehatan tubuhnya yakni berolah raga baik dengan menggunakan sepeda gunungmaupun olah raga trail.

Di kalangan pejabat dan Kepala Desa (Kades) H Achmad Dafir dikenal sebagai seorang pria tangguh. Pasalnya, ia mampumengayuh sepeda gunung dari wisma DPRD Bondowoso hingga ke wisata Pasir Putuh,Situbondo tanpa berhenti melewati jalur yang menantang dan penung tanjakanyakni kawasan Arak-arak. Padahal, pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPC PKBini merupakan pria perokok aktif.

Bahkan tak sedikit orang yang menyebut bahwa Achmad Dafir mengkonsumsi obat kuat, tak hanya itu, ada pula orang yangmenyangka bahwa Achmad Dafir mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Namun ketika dilakukan test urine lengkap dan darah lengkap yang biasa di lakukan secara berkala di DPRD Bondowoso, Dafir dinyatakan negatif.

Bahkan, suatu ketika, di depan ratusan mahasiswa saat memberikan sambutan dalam sebuah acara sarasehan tentang narkoba yang saat itu juga dihadiri oleh tim medis, Dafir langsung meminta dilakukan tes urine lengkap dan tes darah lengkap. Petugas medis pun saat itu kelabakan.

Mereka kemudian mengambil sampel darah dan urine Ketua DPRD. Selanjutnya, tim medis menyatakan bahwa hasilnya tetap negatif. Sejak saat itu, tudingan miring terhadap Ketua DPRD pun memudar.

Dalam beberapa kesempatan, Achmad Dafir membuka rahasianya kenapa ia kuat dan mampu mengayuh sepeda dari wisma DPRD hingga ke pasir Putih Situbondo tanpa henti. Kata dia, hal terpenting untuk menjadi seorang yang kuat adalah motivasi diri. Ketika seseorang hendak mengayuh sepedanya ke suatu tempat semisal Pasir Putih dari Bondowoso, orang itu semestinya mensyukuri atas setiap langkah yang ia lewati.

“Ketika naik sepeda itu jangan pernah menanyakan “Kapan akan tiba di tempat tujuan”. Jika itu terjadi, maka kita akan menjadi lemah karena dibayang-bayangi oleh jauhnya perjalanan. Syukurilah setiap jalan yang dilewati, maka dengan demikian orang itu akan menjadi kuat dan bersemangat,” katanya.

Oleh karena itu, olah raga sepeda gunung menjadi salah satu motivasi dirinya untuk belajar mensyukuri setiap langkah yang ia tempuh. Motivasi diri itu, kata Dafir penting dilakukan agar manusia selalu berada dalam limpahan rahmat dan hidayah. (mkl/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional